Pengembangan Model Pembelajaran Bola Voli Melalui Pendekatan Permainan Ball Spike Pada Siswa Kelas V SD Negeri 10 Banda Aceh
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran permainan bola voli melalui permainan ball spike untuk mendapatkan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan efisien pada Siswa Kelas V SD Negeri 10 Banda Aceh. Penelitian dan pengembangan dalam pembelajaran ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan model pengembangan Research & Development (R & D). Dalam penelitian ini yang menjadi sampel terbagi 2, yaitu kelompok kecil dan kelompok besar. Sampel dengan kelompok kecil berjumlah 12 siswa kelas V SD Negeri 10 Banda Aceh. Kelompok besar berjumlah 36 siswa kelas V SD Negeri 10 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan dari Borg & Gall yaitu: (1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan yang didapat dari hasil pengumpulan informasi, termasuk observasi lapangan dan kajian pustaka, (2) mengembangkan bentuk produk awal (berupa model permainan ball spike), (3) uji validasi ahli yaitu menggunakan satu ahli penjas dan satu ahli pembelajaran penjasorkes sekolah dasar, serta uji coba skala kecil, dengan menggunakan kuesioner dan konsultasi yang kemudian dianalisis, (4) revisi produk pertama, revisi produk berdasarkan hasil dari evaluasi ahli dan uji coba skala kecil (12 siswa). Revisi ini digunakan untuk perbaikan terhadap produk awal yang dibuat oleh peneliti, (5) uji coba lapangan (36 siswa), (6) revisi produk akhir yang dilakukan berdasarkan hasil uji coba lapangan, (7) hasil akhir model permainan ball spike bagi siswa kelas V yang dihasilkan melalui revisi uji coba lapangan. Dari hasil rata-rata validasi ahli pada uji coba skala kecil didapat persentase sebesar 83,34% (baik). Hasil rata-rata kuesioner siswa pada uji coba skala kecil didapat persentase sebesar 81,65% (baik). Dari hasil rata-rata validasi ahli pada uji coba lapangan didapat persentase sebesar 86,66% (baik). Hasil rata-rata kuesioner siswa pada uji coba lapangan didapat persentase sebesar 91% (sangat baik). Dari data yang ada maka dapat disimpulkan bahwa model permainan ball spike ini dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran penjasorkes bagi siswa kelas V SD Negeri 10 Banda Aceh.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.