Pemanfaatan Pati Biji Kluwih (Artocarpus Cammansi) Dengan Pengaruh Kitosan Dan Gliserol Terhadap Karakteristik Plastik Biodegradable
Main Article Content
Abstract
Sumber daya alam hasil pertanian berpotensi sebagai bahan baku pembuatan plastik biodegradable. salah satunya adalah pati dari biji kluwih (Artocarpus camansi). Plastik biodegradable merupakan plastik yang digunakan layaknya seperti plastik konvensional, namun akan hancur terurai oleh aktivitas mikroorganisme menjadi air dan karbondioksida setelah habis terpakai dan dibuang ke lingkungan. Pati sebagai bahan dasar pembuatan plastik biodegradable lebih menguntungkan karena harganya yang murah, produksi berlimpah, dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Metode penelitian ini bersifat ekperimental, bahan baku pembuatan plastik biodegradable adalah pati biji kluwih yang berasal dari Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Bahan tambahan lain yang digunakan yaitu kitosan sebagai penguat dan gliserol sebagai plasticizer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan Pati Biji Kluwih (Artocarpus cammansi) Dengan Pengaruh Kitosan Dan Gliserol Terhadap Karakteristik Plastik Biodegradable. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor yang akan diteliti terdiri dari 2 taraf yaitu konsentrasi Kitosan: 1 % ; 2 % ; 3 % dan Gliserol : 0,5 % ; 1 % ; 2 %. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi kitosan 3% dengan konsentrasi gliserol 2% (K3G3) yang menghasilkan plastik biodegradabel yaitu daya serap air 9,09 %, ketebalan 0.80 mm, kuat tarik 11.45 Mpa dan elongasi 32,66%.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.