PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PERSONEL PADA SATUAN RESERSE DAN KRIMINAL POLRESTA BANDA ACEH

Main Article Content

Davidlia Andrean
Zulfan
Fitriliana

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja personel pada Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Banda Aceh. Populasi penelitian ini berjumlah 41 orang personel, dan teknik penarikan sampel menggunakan metode sensus sehingga diperoleh sampel 41 orang personel sebagai sampel penelitian. Peralatan analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja personel pada Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Banda Aceh, yang dibuktikan dengan hasil penelitian koefisien diterminasi sebesar 30,5% dan yang sisanya 69,5% dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari penelitian ini seperti fasilitas kerja, komitmen kerja, disiplin kerja, rekan kerja dan lain-lain. Hasil pengujian secara statistik menunjukkan nilai Fhitung sebesar 8,336 > nilai Ftabel sebesar 3,226 pada tingkat keyakinan 95 persen dapat diartikan secara simultan variabel budaya organisasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja personel pada Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Banda Aceh. Hasil pengujian uji t menyatakan bahwa budaya organisasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja personel pada Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Banda Aceh. Dari perbandingan thitung dengan ttabel diketahui bahwa nilai thitung  lebih besar dari ttabel yaitu 2,080  (X1) > 2,020 dan 2,756 (X2) > 2,020. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda dapat diketahui bahwa dari kedua variabel yang diteliti, ternyata variabel lingkungan kerja (X1) mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja personel pada Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Banda Aceh, dengan nilai koefesien regresi sebesar 0,461, dan diikuti oleh variabel budaya organisasi (X2) mempunyai nilai koefisien regresi sebesar 0,253.

Article Details

Section
Articles