Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Kantor Dinas Peternakan Aceh

Main Article Content

Radhiana
Nurfiani Syamsuddin
Susanti
Suci Putricia Hutami

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan otoriter, kepemimpinan partisipatif, kepemimpinan delegatif, dan kepemimpinan demokratis terhadap kepuasan kerja pegawai pada kantor Dinas Peternakan  Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai pada kantor Dinas Peternakan  Aceh dengan jumlah keseluruhan 189 orang pegawai, maka penarikan sampel dalam penelitian ini mengunakan rumus slovin yang berjumlah  65 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian secara simultan kepemimpinan otoriter, kepemimpinan partisipatif, kepemimpinan delegatif, dan kepemimpinan demokratis berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, karena nilai Fhitung sebesar 14,379 lebih besar dari Ftabel sebesar 2,358, maka Ha = diterima dan Ho = ditolak. Secara parsial kepemimpinan otoriter berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, karena nilai thitung sebesar 3,071 lebih besar dari ttabel sebesar 1,997, maka Ha = diterima dan Ho = ditolak. Secara parsial kepemimpinan partisipatif berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, karena nilai thitung sebesar 2,506 lebih besar dari ttabel sebesar 1,997, maka Ha = diterima dan Ho = ditolak. Secara parsial kepemimpinan delegatif berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, karena nilai thitung sebesar 3,957 lebih besar dari ttabel sebesar 1,997, maka Ha = diterima dan Ho = ditolak. Secara parsial kepemimpinan demokratis berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, karena nilai thitung sebesar 4,307 lebih besar dari ttabel sebesar 1,997, maka Ha = diterima dan Ho = ditolak. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,700 yang bahwa hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen adalah positif karena memiliki nila R > 0,5.  Adapun nilai R2 sebesar 0,589 menunjukkan bahwa hanya sebesar 58,9 % variasi variabel dependen (kepuasan kerja) yang dapat dijelaskan oleh variasi variabel independen (kepemimpinan otoriter, kepemimpinan partisipatif, kepemimpinan delegatif, dan kepemimpinan demokratis) dalam penelitian ini. Sedangkan sisanya yang sebesar 41,1 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian yang mungkin dapat mempengaruhi kepuasan kerja.

Article Details

Section
Articles