Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Deposito Dan Tabungan Terhadap Pendapatan Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Di Indonesia

Main Article Content

Misriati
Juwita
Ilyas

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh pembiayaan murabahah, deposito, dan tabungan terhadap pendapatan pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia tahun 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kurun waktu tahun 2019-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik pursposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 10 Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia. Model analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan pembiayaan murabahah, deposito dan tabungan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan dengan Fhitung (77,774) > Ftabel (2,807) dan nilai signifikan sebesar 0,000. Pembiayaan murabahah secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan dengan thitung (2,404) >  ttabel (2,013) dan nilai signifikan sebesar 0,0017. Deposito secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan dengan thitung (6,221) >  ttabel (2,013) dan nilai signifikan sebesar 0,000. Tabungan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan dengan thitung (3,154) >  ttabel (2,013) dan nilai signifikan sebesar 0,003. Saran berdasarkan hasil penelitian ini yaitu BPRS dapat memperluas produk pembiayaan murabahah untuk mencakup berbagai sektor, seperti pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembiayaan konsumtif, atau pembiayaan aset produktif (seperti kendaraan atau peralatan). Diversifikasi ini akan menarik lebih banyak nasabah dan memperbesar volume pembiayaan yang disalurkan.


Kata kunci:   Pembiayaan Murabahah, Deposito, Tabungan dan Pendapatan


 

Article Details

Section
Articles