PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2022

Main Article Content

Nadia Darwis
Saifuddin Yana
Nelly Nelly

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana pengaruh kebijakan manajerial, kebijakan institusional dan kebijakan hutang terhadap Kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Objek dalam penelitian ini yaitu perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan data sampel dari 75 perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Model analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan manajerial secara parsial berpengaruh terhadap Kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan thitung (2,417) lebih besar dari nilai ttabel (1,992). kebijakan institusional secara parsial berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia denganthitung (2,634) lebih besar dari nilai ttabel (1,992). kebijakan hutang secara parsial berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan thitung (2,728) lebih besar dari nilai ttabel (1,992). kebijakan manajerial, kebijakan institusional dan kebijakan hutang secara simultan berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan Fhitung (35,582) lebih besar dari nilai Ftabel (2,728). Saran dalam penelitian ini yaitu bagi perusahaan, dalam mengelola kebijakan dividen dengan baik, maka perusahaan dapat meningkatkan nilai kebijakan manajerial dengan melakukan berbagai upaya dan mengembangkan dalam mencapai laba yang maksimal, kemudian menjaga kebijakan institusional dan kebijakan hutang yang maksimal misalnya mengurangi hutang perusahaan agar tidak terlalu tinggi hutang daripada laba karena hal ini dapat berdampak resiko pada kebijakan dividen.


Kata Kunci:       Kebijakan Manajerial, Kebijakan Institusional, Kebijakan Hutang dan  Kebijakan Dividen

Article Details

Section
Articles