Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020

Main Article Content

Helda Muliana
Nasir
Juwita

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana pengaruhReturn On Asset (ROA), Current Ratio (CR), dan Debt To Equity Ratio (DER) terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Objek dalam penelitian ini yaitu perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan data sampel dari50 perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Model analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa Return On Asset (ROA) secara parsial berpengaruh terhadap Pertumbuhan Labapada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesiadenganthitung (2,507) lebih besar dari nilaittabel (2,013).Current Ratio (CR) secara parsial berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia denganthitung (2,754) lebih besar dari nilaittabel (2,013). Debt To Equity Ratio (DER) secara parsial berpengaruh terhadap Pertumbuhan Labapada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesiadenganthitung (2,402) lebih besar dari nilaittabel (2,013). Return On Asset (ROA), Current Ratio (CR) dan Debt To Equity Ratio (DER) secara simultan berpengaruh terhadap Pertumbuhan Labapada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek IndonesiadenganFhitung (37,737) lebih besar dari nilaiFtabel (2,807). Saran dalam penelitian ini yaitu bagi perusahaan, dalam mencapai pertumbuhan laba yang baik, maka perusahaan dapat meningkatkan nilai ROA dengan melakukan berbagai upaya dan mengembangkan dalam mencapai laba yang maksimal, kemudian menjaga keadaan CR dan DER yang maksimal misalnya mengurangi hutang perusahaan agar tidak terlalu tinggi hutang daripada laba karena hal ini dapat berdampak resiko pada pertumbuhan laba.

Article Details

Section
Articles