Pengaruh Inflasi, Debt To Equity Ratio , Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021

Main Article Content

Siti Humairah
Saiful Amri
Saiful Amri
Kasmaniar

Abstract

 Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh inflasi, debt to equity ratio, dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021. Objek dari penelitian ini yaitu pengaruh inflasi, debt to equity ratio, dan Ukuran perusahaan terhadap profitabilitas makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode tahun 2019-2021. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kurun waktu tahun 2019-2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik pursposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 42 laporan keuangan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2019-2021. Model analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan inflasi, debt to equity ratio dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai F hitung sebesar 12,146. Inflasi secara parsial berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai signifikan sebesar 0,006 dan t hitung sebesar 3,098. Debt to equity ratio secara parsial berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai signifikan sebesar 0,001 dan t hitung sebesar 3,734. Ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai signifikan sebesar 0,034 dan t hitung sebesar 2,362. Nilai koefisien korelasi (R) dalam penelitian diperoleh nilai sebesar 0,74 di mana dengan nilai tersebut terdapat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat adalah sebesar 74%. Artinya inflasi debt to equity ratio dan ukuran perusahaan mempunyai hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,536. Nilai tersebut menunjukkan bahwa konstribusi pengaruh inflasi debt to equity ratio dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas yaitu sebesar 46,4%.


 


Kata Kunci: Inflasi, Debt To Equity Ratio; Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas

Article Details

Section
Articles